Langkah Awal Membuat Panel Otomatis Genset Sederhana

panel otomatis genset

Kebutuhan akan genset sudah menjadi hal yang kiranya sulit terbendung lagi beberapa tahun belakangan ini. Hal ini terutama dirasakan oleh para pelaku usaha, terutama mereka yang begitu bergantung pada adanya listrik untuk operasional kegiatan usahanya. Bahkan kebutuhan akan unit genset tidak berhenti pada sekedar memiliki genset saja, tetapi sebisa mungkin memiliki genset yang telah didukung panel otomatis genset.

Seperti yang telah banyak diketahui, genset yang didukung panel-panel agar mekanisme kerjanya dapat otomatis memang sedang banyak diperbincangkan belakangan ini. Terutama oleh mereka yang memang sedang mencari genset untuk kebutuhan aktivitas hariannya baik aktivitas rumah tangga maupun aktivitas usaha. Sayangnya harganya yang masih tergolong mahal sekarang ini menjadi batu sandungan tersendiri bagi mereka yang menginginkannya.

Oleh sebab itulah banyak beredar cara-cara membuat panel otomatis genset agar harapan memiliki genset tidak terhalang mahalnya harga genset otomatis. Sayangnya tidak semua informasi terkait cara membuat panel itu valid, kebanyakan justru hanya sekedar click bait untuk menarik pengunjung. Itulah mengapa pada kesempatan kali ini akan disampaikan langkah awal cara membuat versi sederhananya dengan ringkas.

Pertama-tama yang harus dilakukan adalah memenuhi komponen-komponen yang dibutuhkan seperti 2 buah Select Switch, 2 buah Konektor 220V 4-pole yang telah disesuaikan sesuaikan dengan NFB, M1 dan M2. Ditambah lagi dengan 1 buah relay 11 pin Omron beserta dengan Socketnya, 1 buah relay 8 pin Omron beserta Socket, 2 bauh TDR Omron beserta Socket, 6 buah MCB 2A, 2 bauh TDR Omron beserta Socket, 1 buah Relay Omron MKS2PI 24VDC beserta Socket, 2 bauh Accu atau Aki 12 Volt dengan Seri di atas 24V DC. Tidak cukup sampai disitu, dibutuhkan pula wire cable 1,5 mm beserta Scun garpu Secukupnya, kotak Panel, Terminal Blok Input dan Output Power, Terminal Blok Input dan Output Control TR-10, Rel Component, Kabel Duct, serta Kabel Ties.

Jika komponen-komponen di atas telah didapatkan maka tinggal mencari gambar rangkaian utama serta wiring diagramnya yang banyak tersebar di internet. Setelah itu bagi mejadi 3 blok dengan fungsi yang berbeda tiap bloknya. Lebih jelasnya untuk tiap-tiap blok yaitu sebagai berikut:

  1. Blok Pertama

Blok pertama merupakan pendeteksi sumber daya utama yang tugasnya memberikan informasi mengenai kondisi sumber daya listrik utama, apakah hidup atau mati. Informasi tersebut dikirimkan kepada blok starter engine sehingga apabila mendapati informasi sumber daya listrik utama mati maka akan secara otomatis menyalakan engine, begitupun sebaliknya.

  • Blok Kedua

Blok yang kedua merupakan blok relay pendeteksi daya dari genset yang berfungsi untuk menerima informasi kondisi tegangan atau daya genset kepada rangkaian yang utama. Sederhananya setelah genset bekerja maka akan terjadi switch otomatis alias perpindahan sumber pasokan daya secara otomatis.

  • Blok Ketiga

Blok terakhir merupakan blok yang berfungsi untuk menyalakan mesin genset tepat setelah mendapat informasi tentang keadaan pasokan daya yang mati dari sumber daya utama.

Pembahasan tentang pembuatan panel otomatis genset di atas tentu masih jauh dari kata sempurna. Tetapi paling tidak langkah awal untuk mulai membuatnya secara sederhana sudah disampaikan dengan cukup lengkap. Sehingga pembaca sekalian paling tidak telah memiliki modal dasar terkait rancangan pembuatan panel otomatis untuk genset. Tentu diperlukan beberapa sumber rujukan lain guna melengkapi informasi di atas, dan jangan lupa untuk merujuk pada sumber-sumber rujukan yang valid dan kredibel.

Tagged :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *