Ragam Jenis Panel Otomatis Genset

panel otomatis genset

Panel otomatis genset menjadi salah satu hal yang amat sangat dipertimbangkan ketika seseorang hendak memilih genset untuk kebutuhannya. Panel tersebut merupakan salah satu mekanisme yang memungkinkan genset untuk dapat beroperasi secara otomatis. Sayangnya harga yang ditawarkan untuk sebuah atau satu unit genset yang telah memiliki panel otomatis tersebut, sekarang ini masih cukup tinggi. Itulah mengapa, kebanyakan pengguna genset dengan mekanisme panel semacam itu merupakan pengguna untuk menunjang operasional usaha, bukan pemakaian rumah tangga.

Sebetulnya genset dengan panel otomatis tidak kalah urgent untuk penggunaan kebutuhan aktivitas rumah tangga. Karena sekarang ini, hampir semua hal membutuhkan daya listrik yang jelas akan terganggu apabila daya listrik tiba-tiba padam. Meski genset tanpa panel otomatis sudah mampu menunjang kebutuhan dasar sebagai penyedia daya listrik cadangan, tetapi kerap kali merepotkan dalam menghidupkannya. Apalagi jika ketika daya listrik padam, sedangkan tidak ada yang dapat mengoperasikan genset karena kebanyakan yang stand by di rumah adalah para wanita, maka kehadiran genset justru menjadi sia-sia.

Dewasa ini sebetulnya sudah berhembus kabar bahwa akan diproduksi secara massal genset otomatis dengan harga yang lebih ramah. Hal tersebut dapat terjadi karena panel-panel penunjang mekanisme genset otomatis dibuat sedemikian rupa agar dapat menekan biaya produksi.

Bicara mengenai panel-panel penunjang mekanisme genset otomatis, tentu akan sangat menarik mengetahui panel-panel apa sajakah itu. Sehingga pada pembahasan kali ini akan disampaikan beberapa jenis panel otomatis genset yang krusial.

  1. Panel Automatic Transfer Switch (ATS)

Panel yang pertama disebut dengan panel automatic transfer switch atau biasa disingkat dengan ATS. Panel yang satu ini selayaknya sebuah saklar, tetapi bukan sebagai saklar yang menghidupkan atau mematikan, melainkan saklar yang memindahkan. Yang dipindahkan adalah pasokan daya listrik dari sumber daya listrik utama seperti dari PLN ke genset. Sehingga apabila  terjadi pemadaman listrik seperti yang sering terjadi belakangan ini, panel ATS akan secara otomatis memindahkan pemasok daya listriknya.

  • Panel Automatic Main Failure (AMF)

Panel krusial pada genset yang kedua yaitu automatic main failure yang biasa disingkat dengan sebutan AMF. Panel ini agaknya lebih krusial daripada panel sebelumnya, pasalnya panel yang satu ini memiliki peran untuk menghidupkan dan mematikan genset. Urusan menghidupkan genset tentu bukan perkara mudah yang bisa dilakukan semua orang, seperti misalnya ketika hanya ada wanita dan anak-anak yang besar kemungkinan tidak akan bisa atau tidak akan berani sekedar menghidupkan genset. Itulah mengapa panel AMF menjadi amat sangat penting ketika daya listrik padam maka secara otomatis genset akan hidup, begitu pun sebaliknya ketika pemasok daya listrik telah dikembalikan oleh panel ATS maka genset akan dimatikan oleh panel AMF.

  • Panel Sinkron

Panel berikutnya yaitu panel sinkron yang hanya akan ada pada penggunaan lebih dari satu genset. Seperti namanya, panel yang satu ini akan melakukan sinkronisasi terhadap genset yang digunakan apakah cukup salah satu saja, apakah perlu beberapa genset dan apakah harus semua genset. Dengan adanya panel sinkron maka penggunaan genset secara keseluruhan akan lebih efektif dan efisien.

Ketiga panel di atas agaknya merupakan panel otomatis genset terbaik yang paling krusial mengingat fungsinya masing-masing. Sehingga apabila ada genset yang memberikan klaim otomatis tanpa salah satu panel di atas (terutama panel ATS dan AMF), maka perlu dipertimbangkan lagi untuk membelinya.

Tagged : /

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *