Ketahui Cara Kerja Panel Otomatis Genset

panel otomatis genset

Sebuah genset pada dasarnya merupakan alat yang dapat menjadi sumber tenaga listrik alternatif ataupun cadangan ketika sumber tenaga listrik utama padam. Sehingga dapat dikatakan bahwa genset ini sangat penting terutama bagi mereka yang tidak dapat sebentar saja menjalankan aktivitasnya tanpa aliran listrik. Hal ini biasanya terjadi pada para pelaku usaha yang kegiatan operasionalnya melibatkan daya listrik. Lebih jauh, nyatanya genset saja tidak cukup untuk menopang kebutuhan tersebut, melainkan harus terdapat panel otomatis genset terbaik pada genset itu sendiri.

Hal tersebut berkaitan erat dengan kecepatan alih sumber daya dari sumber daya listrik utama ke sumber daya cadangannya, karena ada yang otomatis ada pula yang tidak. Pada genset yang tidak otomatis, ketika listrik padam maka operator genset harus secara manual memindahkan tuas sumber daya dari sumber daya utama ke genset. Hal ini jelas sangat memakan waktu, terutama apabila tempat dimana tuas yang dimaksud cukup jauh dari jangkauan. Belum lagi ketika menyalakan genset yang seringkali tidak menyala mesinnya. Tentu akan banyak sekali terbuang percuma waktu yang ada, yang mana seharusnya dapat dimanfaatkan dengan baik untuk kegiatan operasional.

Lain halnya dengan genset otomatis yang dapat langsung memindahkan dengan sendirinya sumber daya listrik yang digunakan. Dalam hitungan detik saja setelah listrik dari sumber utama padam, maka genset akan langsung aktif dan mengambil alih penyaluran daya listrik. Kondisi inilah yang sanga-sangat diharapkan oleh pemilik genset terutama para pelaku usaha yang memiliki rumus waktu adalah uang, sehingga kalau waktu terbuang maka sama saja dengan membuang uang.

Para pembaca sekalian tentu penasaran mengenai cara kerja dari panel otomatis genset yang memungkinkan suatu genset untuk bekerja secara otomatis. Untuk itulah pada pembahasan kali ini akan disampaikan secara ringkas mekanisme kerja genset otomatis kepada pembaca sekalian.

  1. Panel ATS akan aktif sesaat setelah sumber listrik utama padam

Mekanisme kerja paling awal dari rangkaian mekanisme kerja sebuah genset otomatis adalah aktifnya panel ATS segera sesaat setelah listrik padam. Panel ATS sendiri merupakan kependekan dari Automatic Transfer Switch yang artinya secara umum yaitu pertukaran otomatis. Pertukaran yang dimaksud adalah menukar sumber daya yang digunakan dari sumber daya utama seperti dari PLN ke genset.

  • Panel AMF ikut aktif untuk menyalakan genset

Setelah panel ATS memindahkan permintaan sumber daya ke genset, maka panel AMF yang merupakan kependekan dari Automatic Main Failure akan menghidupkan gensetnya. Tentu ini merupakan hal yang sangat penting karena tanda genset hidup tentu sia-sia saja panel ATS melakukan tugasnya.

  • Setelah listrik dari sumber daya utama kembali pulih, panel ATS akan memindahkan kembali

Sebagai sumber daya cadangan, tentu genset memang tidak diperuntukkan untuk digunakan secara terus menerus sepanjang waktu. Konsepnya hanya menjadi sumber daya pengganti selama sumber daya utama tidak dapat mengalirkan listrik. Sehingga ketika aliran listrik dari sumber daya utama telah kembali, panel ATS akan mengembalikan pemasok daya listrik dari genset ke PLN maupun sumber daya listrik utama lainnya.

  • Panel ATF mematikan genset

Setelah genset tidak mengalirkan listrik keluar lagi, maka panel ATF akan secara otomatis mematikan genset.  Dengan demikian, berakhirlah tugas genset otomatis itu secara keseluruhan.

Perlu menjadi catatan bahwa genset otomatis dengan panel otomatis genset yang ada di dalamnya itu harus selalu terisi bahan bakar. Karena tanpa bahan bakar maka semua mekanisme kerja di atas tidak dapat berjalan sebagaimana mestinya.

Tagged : /

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *